JokoPoi -->

Welcome to JokoPoi

Blog untuk mengingatkan pelajaran saat SMK dan hal lainnya

Semua Postingan

Daftar artikel JokoPoi

Cara Mudah Membuat Tombol Disqus Load Comments On Click di Blogger  Assalamualaikum Wr. Wb. Halo konnichiwa selamat datang kembali di blog saya. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel tentang Cara membuat tombol load comments on click pada Disqus.
Sesuai namanya, jadi maksudnya adalah Blog kita tidak akan memuat komentar Disqus atau lebih tepatnya komentar Disqus tidak akan muncul kecuali saat kita menekan tombol load disqusnya. Fitur ini berguna dalam meningkatkan kecepatan Blog dan juga meningkatkan skor Pagespeed Insight dalam artikel Blog kita. Oke langsung saja ke tutorialnya.

Cara Memasang Tombol Load Disqus Comments

      1. Buka Blogger kamu > Tema > Edit HTML > Tekan Ctrl+F, lalu cari tag HTML ini:

<b:includable id='comments' var='post'>

2. Lalu ciutkan/buat persingkat dengan mengklik angka yang ada di samping <b:includable id='comments' var='post'>

Cara Mudah Membuat Tombol Disqus Load Comments On Click di Blogger
Cara Mengganti Nama Flashdisk Yang Tidak Bisa Diganti - Halo, selamat datang di Blog saya. Kali ini saya akan memberikan cara untuk memberi nama pada flashdisk yang tidak bisa diganti namanya.


Saya membuat tutorial seperti ini bermula saat flashdisk yang saya pinjamkan ke teman saya tiba-tiba namanya berubah menjadi Removable Disk (G:), lalu saya putuskan untuk membetulkannya sendiri.

Setelah saya coba berkali-kali untuk mengganti namanya lewat properties hasilnya NIHIL, nama flashdisk saya tidak berubah sama sekali. Setelah itu, saya coba untuk mencari cara lewat Google, akhirnya ketemu dan cara itu berhasil, dan juga sangat mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, cara tersebut akan saya tulis kembali agar berguna bagi yang mempunyai masalah yang sama seperti saya.

Note : Huruf di dalam kurung Removable Disk bisa berbeda-beda pada setiap flashdisk, jadi walaupun yang muncul pada flashdisk kalian Removable Disk (E:), Removable Disk (H:), atau yang lain tetap bisa mengikuti cara ini.

Oke baiklah, langsung saja simak cara-caranya dibawah ini.

1. Langkah pertama, silahkan colokkan flashdisk kalian lalu buka My Computer atau This PC

2. Perhatikan gambar dibawah, label nama pada flashdisk saya yaitu Removable Disk (G:). Nama yang ditampilkan saat flashdisk kita tidak bisa diganti namanya adalah seperti itu. Kalau ada yang beda ya saya nggak tahu kamu pakai flashdisk, apa alat lain yang kamu asal colok ke lubang USB nya.


Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Bisa Di Rename

3. Setelah itu,  buka notepad kalian kemudian ketikkan seperti ini
[autorun]
label=Isi terserah kalian

Lihat seperti contoh dibawah.


Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Bisa Di Rename

4. Lalu, save dan beri nama autorun.inf. Tipe dokumennya tidak perlu diubah, biarkan saja bertipe .txt.

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Bisa Di Rename

5. Selanjutnya, silahkan eject dan cabut flashdisk kamu, kemudian colokkan kembali. Maka label nama yang tadinya Removable Disk (G:) berubah sesuai dengan nama yang kalian ganti tadi.

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Tidak Bisa Di Rename 

Tambahan :
Jika nama flashdisk kalian belum juga terganti, maka silahkan klik kanan pada Removable Disk, klik properties, lalu isi pada kotak nama, atau apapun terserah kalian, lalu eject flashdisk kalian dan silahkan colokkan kembali.

Oke sekian tutorial dari saya mohon maaf jika ada kesalahan ketik, ataupun ada tulisan yang kurang jelas. Silahkan komentar di bawah jika kalian penasaran atau ada hal yang ingin di tanyakan. Dan jangan lupa untuk terus berkunjung ke blog ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya.
Nama: Joko Prasetyo
Kelas: XI-TKJ
Mapel: Administrasi Infrastruktur




1. 11.11.11.11/26
 Jumlah IP:
 Rumus 2(32-26)=26=64
0-63
 IP address 11.11.11.11 ada pada range :
 11.11.11.0 s/d 11.11.11.63
 Network ID = 11.11.11.0
 Broadcast = 11.11.11.63
 IP host = 11.11.11.1 s/d 11.11.11.62
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 64)
 Subnet mask = 255.255.255.192
 11.11.11.11  = 00001011.00001011.00001011.00001011
 255.255.255.192 = 11111111.11111111.11111111.11000000

2. 22.22.22.22/28
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-28) = 24=16
0-15, 16-31
 IP address 22.22.22.22 ada pada range :
 22.22.22.16 s/d 22.22.22.31
 Network ID = 22.22.22.16
 Broadcast = 22.22.22.31
 IP host =22.22.22.17 s/d 22.22.22.115
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 16)
 Subnet mask = 255.255.255.240
 22.22.22.22  = 00010110.00010110.00010110.00010110
 255.255.255.240 = 11111111.11111111.11111111.11110000

3. 33.33.33.33/25
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-25)=27=128
0-127
 IP address 33.33.33.33 ada pada range :
 33.33.33.0 s/d 33.33.33.127
 Network ID = 33.33.33.0
 Broadcast = 33.33.33.127
 IP host =33.33.33.1 s/d 33.33.33.126
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 128)
 Subnet mask = 255.255.255.128
 33.33.33.33  = 00100001.00100001.00100001.00100001
 255.255.255.128 = 11111111.11111111.11111111.10000000

4. 44.44.44.44/29
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-29)=23=8
0-7, 8-15, 16-23, 24-31, 32-39, 40-47
 IP address 44.44.44.44 ada pada range :
 44.44.44.40 s/d 44.44.44.47
 Network ID : 44.44.44.40
 Broadcast ID : 44.44.44.47
 IP Host : 44.44.44.41 s/d 44.44.44.46
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 8)
 Subnet mask = 255.255.255.248
 44.44.44.44  =00101100.00101100.00101100.00101100
 255.255.255.248 =11111111.11111111.11111111.11111000

5. 55.55.55.55/27
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-27)=25=32
0-31, 32-63
 IP address 55.55.55.55 ada pada range :
 55.55.55.32 s/d 55.55.55.63
 Network ID : 55.55.55.32
 Broadcast ID : 55.55.55.63
 IP Host : 55.55.55.33 s/d 55.55.55.62
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 32)
 Subnet mask = 255.255.255.224
 55.55.55.55  = 00110111.00110111.00110111.00110111
 255.255.255.224 = 11111111.11111111.11111111.11100000

6. 66.66.66.66/28
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-28)=24=16
0-15, 16-31, 32-47, 48-63, 64-79
 IP address 66.66.66.66 ada pada range :
 66.66.66.64 s/d 66.66.66.79
 Network ID : 66.66.66.64
 Broadcast ID : 66.66.66.79
 IP Host :66.66.66.65 s/d 66.66.66.78
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 16)
 Subnet mask = 255.255.255.240
 66.66.66.66  =01000010.01000010.01000010.01000010
 255.255.255.240 =11111111.11111111.11111111.11110000

7. 77.77.77.77/30
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-30)=22=4
0-3, 4-7, 8-11, 12-15, 16-19, 20-23, 24-27, 28-31, 32-35, 36-39, 40-43, 44-47, 48-51, 52-55, 56-59, 60-63, 64-67, 68-71, 72-75, 76-79
 IP address 77.77.77.77 ada pada range :
 77.77.77.76 s/d 77.77.77.79
 Network ID : 77.77.77.76
 Broadcast ID :77.77.77.79
 IP Host : 77.77.77.77 s/d 77.77.77.78
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 4)
 Subnet mask = 255.255.255.252
 77.77.77.77  =01001101.01001101.01001101.01001101
 255.255.255.252 =11111111.11111111.11111111.11111100

8. 88.88.88.88/31
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-31)=21=2
0-1, 1-2, 2-3 …. 88-89
 IP address 88.88.88.88 ada pada range :
 88.88.88.88 s/d 88.88.88.89
 Network ID : 88.88.88.88
 Broadcast ID :88.88.88.89
 IP Host : 88.88.88.89 s/d 88.88.88.88
 Subnet mask =255.255.255.(256 –2)
 Subnet mask = 255.255.255.254
 88.88.88.88  =01011000.01011000.01011000.01011000
 255.255.255.254 =11111111.11111111.11111111.11111110

9. 99.99.99.99/25
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-25)=27=128
0-127
 IP address 99.99.99.99 ada pada range :
 99.99.99.0 s/d 99.99.99.127
 Network ID : 99.99.99.0
 Broadcast ID :99.99.99.127
 IP Host : 99.99.99.1 s/d 99.99.99.126
 Subnet mask =255.255.255.(256 – 128)
 Subnet mask = 255.255.255.128
 99.99.99.99  =01100011.01100011.01100011.01100011
 255.255.255.128 =11111111.11111111.11111111.10000000

10. 100.100.100.100/27
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-27)=25=32
0-31, 32-63, 64-95, 96-127, 128-159
 IP address 100.100.100.100 ada pada range :
 100.100.100.96 s/d  100.100.100.127
 Network ID : 100.100.100.96
 Broadcast ID :100.100.100.127
 IP Host : 100.100.100.97 s/d 100.100.100.126
 Subnet mask =255.255.255.(256 –32)
 Subnet mask = 255.255.255.224
 100.100.100.100 =01100100.01100100.01100100.01100100
 255.255.255.224 =11111111.11111111.11111111.11100000

11.111.111.111.111/30
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-30)=22=4
0-3, 4-7, 8-11, 12-15, 16-19, 20-23, 24-27, 28-31, 32-35, 36-39, 40-43, 44-47, 48-51, 52-55, 56-59, 60-63, 64-67, 68-71, 72-75, 76-79, 80-83, 84-87, 88-91, 92-95, 96-99, 100-103, 104-107, 108-111, 112-115
 IP address 111.111.111.111 ada pada range :
 111.111.111.108 s/d  111.111.111.111
 Network ID : 111.111.111.108
 Broadcast ID :111.111.111.111
 IP Host : 111.111.111.109 s/d 111.111.111.110
 Subnet mask = 255.255.255.(256 – 4)
 Subnet mask = 255.255.255.252
 111.111.111.111 = 01101111.01101111.01101111.01101111
 255.255.255.252 = 11111111.11111111.11111111.11111100

12. 122.122.122.122/25
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-25)=27=128
0-127, 128-255
 IP address 122.122.122.122 ada pada range :
 122.122.122.0 s/d  122.122.122.127
 Network ID : 122.122.122.0
 Broadcast ID :122.122.122.127
 IP Host : 122.122.122.1 s/d 122.122.122.126
 Subnet mask = 255.255.255.(256 – 128)
 Subnet mask = 255.255.255.128
 122.122.122.122 =01111010.01111010.01111010.01111010
 255.255.255.128 =11111111.11111111.11111111.10000000

13. 133.133.133.133/28
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-28)=24=16
0-15, 16-31, 32-47, 48-63, 64-79, 80-95, 96-111, 112-127, 128-143
 IP address 133.133.133.133 ada pada range :
 133.133.133.112 s/d 133.133.133.127
 Network ID : 133.133.133.112
 Broadcast ID :133.133.133.127
 IP Host :133.133.133.111 s/d 133.133.133.126
 Subnet mask = 255.255.255.(256 – 16)
 Subnet mask = 255.255.255.240
 133.133.133.133 =10000101.10000101.10000101.10000101
 255.255.255.240 =11111111.11111111.11111111.11110000

14.144.144.144.144/24
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-24)=28=256
0-256
 IP address 144.144.144.144 ada pada range :
 144.144.144.0 s/d 144.144.144.255
 Network ID : 144.144.144.0
 Broadcast ID :144.144.144.255
 IP Host :144.144.144.1 s/d 144.144.144.254
 Subnet mask = 255.255.255.(256 – 256)
 Subnet mask = 255.255.255.0
 144.144.144.144 =10010000.10010000.10010000.10010000
 255.255.255.240 =11111111.11111111.11111111.00000000

15.155.155.155.155/26
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-26)=26=64
0-63, 64-127, 128-191
 IP address 155.155.155.155 ada pada range :
 155.155.155.128 s/d 155.155.155.191
 Network ID : 155.155.155.128
 Broadcast ID :155.155.155.191
 IP Host :155.155.155.129 s/d 155.155.155.190
 Subnet mask = 255.255.255.(256 – 64)
 Subnet mask = 255.255.255.192
 155.155.155.155 =10011011.10011011.10011011.10011011
 255.255.255.192 =11111111.11111111.11111111.11000000

16.166.166.166.166/29
 Jumlah IP :
 Rumus 2(32-29)=23=8
0-7, 8-15, 16-23, 24-31, 32-39, 40-47, 48-55, 56-63, 64-71, 72-79, 80-87, 88-95, 96-103, 104-111, 112-119, 120-127, 128-135, 136-143, 144-151, 152-159, 160-167
 IP address 166.166.166.166 ada pada range :
 166.166.166.160 s/d 166.166.166.167
 Network ID : 166.166.166.160
 Broadcast ID :166.166.166.167
 IP Host :166.166.166.161 s/d 166.166.166.166
 Subnet mask = 255.255.255.(256 – 8)
 Subnet mask = 255.255.255.248
 166.166.166.166 =10100110.10100110.10100110.10100110
 255.255.255.248 =11111111.11111111.11111111.11111000
Pengertian Algoritma, Sejarah, Serta Strukturnya – Hai kamu yang ada di depan layar, selamat datang di Blog saya. Kali ini saya akan menjelaskan apa itu Algoritma, bagaimana strukturnya, dan juga cara menyajikan Algoritma tersebut. Oke langsung saja saya jelaskan secara ringkas apa yang saya ketahui tentang Algoritma ini.

Duduk yang manis dan merapatlah kemari, saya akan ceritakan tentang sejarah Algoritma. Algoritma dilihat dari istilahnya, berasal dari nama seorang matematikawan muslim yang bernama Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi (780 M-850 M), namun orang barat menyebut 
Al-Khuwarizm sebagai “Algorism”, yang diartikan proses menghitung dengan angka arab.

Seiring dengan perkembangan zaman, istilah “Algorism” berubah menjadi “Algorithm”, yang kemudian diartikan sebagai “metode perhitungan (komputasi) secara umum”. Dalam Bahasa Indonesia, kata Algorithm diserap menjadi Algoritma.

Abu Ja'far Ibnu Musa Al-Khuwarizmi Sang Penemu Algoritma

Dan secara definisi sendiri bisa dikatakan Algoritma adalah “Urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis”. Mudahnya, urutan-urutan dalam melakukan suatu hal itulah yang disebut Algoritma.

Contoh Algoritma dalam kehidupan sehari-hari yaitu seperti: Petunjuk installasi software, penduan pengisian token listrik, petunjuk perakitan komputer, panduan memasak, dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan.

Oke, sekarang saya akan lanjut ke struktur dari Algoritma ini. Sebelumnya, saya akan perjelas lagi satu hal mengenai Algoritma. Inti dari Algoritma adalah menemukan solusi dari suatu permasalahan. Nah, untuk menyelesaikan masalah ini Algoritma membutuhkan spesifikasi input (masukan) sesuai yang diperlukan, memprosesnya melalui serangkaian langkah-langkah dan menghasilkan output (keluaran) sebagai solusi dari permasalahan.

Kira-kira seperti ini lah grafiknya

Oke, saya lanjut ke struktur Algoritma. Secara umum, struktur Algoritma terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu: Nama/Judul Algoritma, Bagian Deklarasi, dan Bagian Deskripsi. Berikut akan saya jelaskan mengenai masing-masing struktur dari Algoritma.

1. Nama/Judul Algoritma

Nama/Judul Algoritma memuat penjelasan mengenai Algoritma yang berisi uraian singkat mengenai apa yang akan dilakukan dengan Algoritma ini. Misal kamu mau membuat Algoritma tentang pembuatan roket, kamu bisa memberi nama Algoritmanya jadi “Cara Pembuatan Roket”. Cuma gitu? Ya memang cuma gitu.

2. Bagian Deklarasi

Bagian Deklarasi memuat semua bahan yang dibutuhkan selama Algoritma dijalankan, atau dalam Algoritma meliputi variabel yang dipakai, nama tipe, konstanta, nama prosedur dan nama fungsi, semua di jelaskan disini. Saya ambil permisalan lagi tentang pembuatan roket, kalau tadi hanya judul, sekarang kamu jelaskan di bagian deklarasi ini bahan-bahan apa saja yang diperlukan dalam membuat roket, seperti baja, besi, kaca, batu dan lain-lain. Kamu jelaskan juga berapa kg baja yang diperlukan atau berapa banyak kaca yang diperlukan.

3. Bagian Deskripsi

Bagian Deskripsi memuat semua langkah atau proses Algoritma. Biasanya langkah-langkah diberikan penomoran agar mudah dipahami. Seperti yang saya ketikkan barusan pada bagian ini memuat semua langkah yang diperlukan pada Algoritma. Kamu bisa menjelaskan step-by-step cara pembuatan roket secara urut, seperti bagaimana langkah pertama dilakukan, apa langkah selanjutnya, dan bagaimana penyelesaiannya, semua bisa kamu jelaskan di dalam bagian ini.

Berikut saya beri salah satu contoh mengenai struktur Algoritma ini.



Sekian penjelasan dari saya mohon maaf jika ada kesalahan ketik, ataupun ada tulisan yang kurang jelas. Silahkan komentar di bawah jika kamu penasaran atau ada hal yang ingin di tanyakan. Dan jangan lupa untuk selalu mengunjungi blog ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya.
Cara mudah menjalankan PHP lewat Command Prompt (CMD) – Halo semuanya, selamat datang kembali di blog saya. Pada kesempatan ini saya akan memberikan cara untuk menjalankan tools ataupun script PHP melalui terminal bawaan Windows yaitu Command Prompt atau yang biasa di singkat CMD.
Nah, sebenarnya apa sih gunanya kita menjalankan PHP lewat terminal?
Menjalankan PHP lewat terminal sangat diperlukan bagi yang ingin menjalankan tools ataupun script PHP berbasis CLI (Command Line Interface). Itu karena sebagian besar tools untuk Penetration Testing berbasis CLI, dengan tools berbasis CLI ini selain asik untuk digunakan juga lebih cepat prosesnya. Oke baiklah, cukup basa-basinya langsung saja saya berikan step-by-step  cara-caranya.

1. Pastikan di komputer kalian sudah ter-install Xampp, kalau belum silahkan download dan install terlebih dahulu di website nya https://www.apachefriends.org/download.html

2. Setelah kalian install, silahkan kalian pindahkan atau copy tools atau script kalian ke folder php di xampp letaknya di C:\\xampp\php\pindahkan kesini (saya menginstall xampp di Penyimpanan D: jadi silahkan kalian pindahkan sesuai tempat kalian menginstall xampp).


3. Setelah itu, buka CMD kalian dengan menekan tombol Win+R lalu ketik CMD atau terserah cara kalian masing-masing untuk membukanya.



4. Setelah terbuka, silahkan ketik seperti ini di CMD nya “cd c:\\xampp\php” (tanpa tanda kutip ya). Lalu tekan enter, selanjutnya ketik lagi pada CMD “c:” (tanpa tanda kutip lagi), lalu tekan enter (lagi).


Note: Pada gambar tertulis “d:”, itu karena saya menginstall xampp pada Penyimpanan D: . Kalau kalian menginstall xampp di Penyimpanan C: (Local Disk C:) silahkan ketik “c:” pada CMD seperti contoh yang saya tebalkan hurufnya diatas.
5. Langkah terakhir, ketikkan “php namascriptkamu.php” (tanpa tanda kutip) seperti gambar di bawah lalu tekan enter. Dan selesai.


Ingat ! Untuk selalu mengetikkan kata “php” sebelum nama script dan akhirannya itu “.php” harus ditulis juga agar script atau tools bisa berjalan.

Satu hal lagi yang ingin saya beritahukan, jika tools atau script kalian berada di dalam folder seperti gambar di bawah ini.


Gambar diatas menunjukkan kalau script saya berada di folder scriptlol. Untuk menjalankan script nya tidak perlu di pindahkan ke folder php. Kalian tinggal mengikuti lagi cara No.4 hanya saja tambahkan lagi “cd namafolder” (tanpa tanda kutip) lalu tekan enter untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah.


Lalu ikuti lagi langkah No.5 dengan mengetikkan “php namascript.php”.


Sekian tutorial dari saya mohon maaf jika ada kesalahan ketik, ataupun ada tulisan yang kurang jelas. Silahkan komentar di bawah jika kamu penasaran atau ada hal yang ingin di tanyakan. Dan jangan lupa untuk terus berkunjung ke blog ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya.
Cara Mendownload Suatu Website Secara Utuh  Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan salah satu cara untuk mengunduh website favorit kita secara full agar bisa dibaca kembali artikel nya secara offline, atau saat kita sedang tidak ada kuota. 

Terkadang, kita ingin sekali membaca kembali atau ingin lebih memahami suatu artikel yang berisi pelajaran ataupun cerita menarik yang mempunyai banyak bagian. Namun, artikel tersebut hanya terdapat di satu website saja, dan juga hanya bisa dibuka secara online atau menggunakan kuota. 

Nah, karena terasa merepotkan kalau kita mengunduh secara satu-persatu seperti menekan “Download This Page” pada browser hingga berkali-kali, maka ada cara lain yang lebih mudah untuk dilakukan, yaitu menggunakan software HTTrack Website Copier. Sebelum kita masuk ke tahap peng-copyan website, saya akan sedikit menjelaskan terlebih dahulu apa itu HTTrack Website Copier.

Seperti namanya, HTTrack Website Copier adalah software untuk meng-copy suatu website dan disimpan kedalam memori computer kita untuk bisa dibaca secara offline. Ukurannya juga sangat ringan yaitu hanya 4MB, menambah kelebihan dari aplikasi ini. Nah, aplikasi ini juga memiliki kekurangan, yaitu terkadang tidak bisa sekaligus mengunduh gambar yang terdapat pada website yang ingin kita unduh artikelnya. Namun, ini tidak jadi masalah kalau kita hanya ingin membaca artikelnya saja tanpa ada gambar didalamnya. Saya rasa cukup untuk pengenalan aplikasi ini, sekarang kita lanjutkan ke tahap-tahap peng-copyan website.

1. Langkah pertama, yaitu unduh terlebih dahulu software HTTrack Website Copier di website nya http://www.httrack.com/page/2/ pilih sesuai spesifikasi dan OS komputer kalian, misal komputer kalian itu 64-bit maka pilih yang 64-bit installer version, kalau OS nya Windows ya pilih Windows.

2. Langkah kedua, yaitu install terlebih dahulu software nya. Tinggal klik-klik saja.

3. Selanjutnya, buka software nya, maka akan keluar tampilan seperti ini. Lalu klik next saja.

4. Setelah itu, masukkan nama di New Project Name, Project Category dikosongkan juga nggak apa-apa. Lalu pilih Base Path untuk memilih tempat dimana kita mau menyimpan file hasil unduhan, yang ini di skip juga nggak apa-apa terserah kalian. Selanjutnya klik next.

5. Langkah selanjutnya, pastikan di kolom action kalian pilih Download web site(s), karena pilihan itu untuk mendownload seluruh artikel yang ada pada website yang ingin kira unduh.


6. Lalu, klik Add URL untuk memasukkan URL website yang ingin kita unduh seperti gambar diatas, atau bisa juga klik kotak Web Addresses (URL), lalu masukkan URL website nya. Jika sudah klik next lagi.

7. Setelah itu, akan muncul tampilan seperti ini, silahkan klik finish, atau kalau kalian mau mengatur sesuai keinginan kalian setelah proses unduh selesai silahkan saja.


8. Selanjutnya tunggu saja sampai selesai proses pengunduhannya lama proses tergantung koneksi internet dan juga banyaknya artikel pada website tersebut.


9.Setelah selesai proses pengunduhannya, maka akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik finish saja.


Nah, proses pengunduhan sudah selesai, lalu bagaimana cara membuka hasil unduhan kita? 
Silahkan buka folder tempat menyimpan hasil unduhan kalian. Seperti gambar dibawah ini, lalu klik index.html dan tunggu browser membukanya sebentar maka website yang tadi kita unduh akan muncul dan bisa dibaca sesuka hati.


Sekian tutorial dari saya mohon maaf jika ada kesalahan ketik, ataupun ada tulisan yang kurang jelas. Silahkan komentar di bawah jika kamu penasaran atau ada hal yang ingin di tanyakan. Dan jangan lupa untuk terus berkunjung ke blog ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya.